Salak Bongkok merupakan jenis salak yang berasal dari desa Bongkok, kecamatan Conggeang, Sumedang, Jawa Barat. Salak Bongkok diketahui memiliki senyawa aktif sebagai antioksidan dan menghambat asam urat secara in vitro. Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas antioksidasi ekstrak salak Bongkok secara in vivo menggunakan sel khamir Candida sp.Y390 sebagai model percobaan. Ekstrak salak daging buah Bongkok mengandung senyawa fenolik, alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Ekstrak salak muda dan tua konsentrasi 1200 ppm dan 2000 ppm bersifat prooksidan terhadap sel khamir Candida sp.Y390 kondisi normal. Ekstrak salak tua 200 ppm dapat menghambat peroksidasi lipid sel khamir yang diberi parasetamol 0.3% lebih tinggi yaitu sebesar 61.06% dibandingkan vitamin C 0.225 mg/mL yaitu sebesar 53.65%. Ekstrak daging buah salak tua 200 ppm sudah mampu menurunkan lipid peroksida sel khamir yang diberi parasetamol 0.3%.
Biaya akses penuh: Rp100.000,- Download Skripsi (1.1 MB) di sini!
0 comments:
Poskan Komentar